Bancaan
August 14, 2008
Iman, anak saya yang ke-2 mengajak teman-temannya berkumpul. Iman duduk di kelas 2 sedangkan teman-temannya itu duduk mulai dari kelas 1 hingga 4 SD Islam Insan Kamil. Semua teman-temannya dipanggil dan berkumpul di tempat makan belakang sekolah. Sekitar 6 orang. Semua sudah siap dengan sendok ditangan masing-masing. Dengan rasa penasaran mereka semua menatap ke piring warna merah di tengah-tengah mereka. Hanya satu piring. Saya siapkan susu milo sebagai pelancar masuknnya makanan yang akan mereka telan dan memang makanan ini terasa enak jika dicampur dengan susu. Segera saja mereka serbu piring merah itu setelah saya tuangkan habis susu yang saya buat tadi. Saya hampir tidak sempat mengingatkan mereka untuk berdoa terlebih dahulu. “Allohumma bariklana fihii wa’atimna khoiro minhu” begitu mereka berucap bersama-sama sebelum menyantap yang ada dipiring merah itu.
Koko Krunch, itulah makanan yang mereka santap dengan lahap. Koko Krunch itu dibelikan untuk Iman oleh Umminya yang datang dari Surabaya pagi hari itu. Iman memang berbeda dengan kakaknya. Jika dia memiliki sesuatu apalagi sesuatu itu makanan pasti dia tidak akan makan sendiri. Entah itu dia memanggil teman-temannya, kakaknya atau adiknya. Yang pasti dia tidak akan pernah makan sendiri.
Begitu juga dengan Koko Krunch yang dibelikan Umminya itu. Dalam waktu sekejap sudah habis ludes di makan bersama teman-temannya. Untungnya Koko Krunch yang dibelikan itu dalam ukuran besar, coba sama dengan yang saya belikan minggu lalu pasti hanya cukup untuk 2 orang. Ukurannya hanya ¼ dari yang dibelikan sekarang. Ukuran kecil kata orang.
Masing-masing anak memang berbeda dan Iman selalu berbagi apa yang dia miliki dengan orang lain.[]
Text Box
August 14, 2008
Kelas 4 hari ini melanjutkan pelajaran MS Word di labkom. Minggu lalu mereka belajar tentang Word Art dan Text Box. Dengan mengaplikasikan tentang pengumuman “Tasyakuran Hari Kemerdekaan RI ke-63”. Hasilnya seperti di bawah ini.
Hari ini mereka masih tentang Text Box diaplikasikan ke dalam bentuk dekoratif tulisan “Insan Kamil” paling tidak hasilnya seperti di bawah ini.
Materi Pertemuan ke-2.
Software: MS Word.
Materi : Text Box dan Save Document.
Keyboarding
August 14, 2008
Riuh rendah ketika pelajaran praktikum komputer di mulai. Kebetulan hari ini giliran kelas 3 yang masuk. Mereka sangat interest materi hari itu. Ustadzah Iin memberika pelajaran tentang keyboarding. Pelajaran tentang penggunaan keyboard. Tidak hanya asal memencet tuts tetapi harus disesuaikan dengan kaidah. Contohnya seperti jari kelingking untuk huruf a, q, dan z dan untuk huruf kapital ditambah kombinasi tombol shift menggunakan jari kanan. Anak-anak kelas 3 ini sangat suka karena pelajaran keyboarding ini menggunakan teknik games, keyboarding with fun. Di google sangat banyak software ini, baik yang gratis atau bayar.
Materi Pertemuan ke-2 :
Keyboarding.
Software : Kids Typing
Topik : Keyboard Learnig.
Thanks XL
August 4, 2008
Tanggal 1 Agustus 2008 lalu saya mengantar istri ‘kulakan’ baju pesanan beberapa pelanggan. Seperti biasa saya kalau mengantar, saya mampir di toko langganan penjual baju jas dan celana schouler dan lawell. Harga lumayan miring dari harga aslinya hingga 70%. Bukan tembakan atau palsu, hanya saja barangnya ada cacatnya atau juga sudah lama tidak terjual. Dan ini salah satu kesenengan saya mengapa saya mau saja mengantar istri ke JMP Plasa Surabaya. Karena saat itu haru Jum’at dan waktu sudah pukul 11.30 segera saja saya mencari masjid untuk shalat Jum’at. Setelah berwudhu di lantai bawah dekat parker, saya dengan beberapa orang dengan tujuan yang sama berangkat menuju masjid yang terletak di depan JMP. Ternyata masjid tersebut terletak didalam gedung tepatnya di dalam ruangan. Pantas saja dari luar tidak terlihat sama sekali aktifitas persiapan shalat Jum’at.
Dengan terkantuk-kantuk saya mencoba mengikuti khutbah Jum’at. Namun mata ini tidak tertahan lagi hingga saya tertidur beberapa menit. Kaget saya terbangun karena jamaah di sebelah saya menyenggol. Dan tidak beberapa lama khutbah Jum’at selesai dilanjutkan dengan shalat Jum’at. Lumayan juga bacaan imamnya. Makroj huruf dan tajwid sesuai dengan kaidah. Setelah selesai shalat sunnah ba’da Jum’at segera saya susul istri yang menunggu di toko tempat kami ‘kulakan’. Saya berniat melihat sms yang masuk selama menjalankan shalat Jum’at. Karena hp saya pindah ke silent mode jadi saya tidak tahu ada sms masuk atau tidak.
Betapa kagetnya saya, hp saya tidak ada ditempatnya. Saya coba cari dibagian dalam tas. Tetap juga tidak ada. Saya coba panggil nomor saya dari hp saya yang lain, malah yang keluar mailbox. Astaghfirullah. Sepertinya saya kecopetan. Hp Siemens saya ternyata tidak mau ikut saya lebih lama lagi. Saya hanya berfikir, bagaimana caranya mendapatkan nomor yang ada di hp tersebut. Karena nomor tersebut sudah banyak mengenal. Selain itu nomor tersebut tergolong nomor cantik.
Setelah saya sampai ditoko tempat istri saya menunggu, saya ceritakan musibah ini dan saya mencoba mengurus simcard saya yang ikut terbawa di hp itu. Terbayang birokrasi yang panjang dan ‘mbulet’, karena saya belum sama sekali kehilangan simcard. Dari pada menduga-duga, sepulang dari JMP Plasa saya segera mampir di XL Center jalan Pemuda.
Setelah mengambil nomor urut tunggu, akhirnya beberapa saat kemudian saya dipanggil menghadap customer service. Saya ceritakan semua musibah yang menimpa hp saya. Customer tersebut meminta nomor yang hilang itu dan mencoba mencek pemilik nomor itu. Tentu saja tidak sesuai dengan nama saya karena saya membeli nomor tersebut tangan kedua. Lalu customer tersebut meminta nomor yang sering dipanggil melalui nomor yang hilang itu, tidak hanya nomor, nomor yang saya sms juga bisa.
Nomor-nomor yang saya tulis diform kehilangan dicoba dicocokan dengan billing.
Alhamdulillah. Semua nomor-nomor yang saya tulis cocok dan saya diminta mengganti simcard yang baru sebesar Rp. 18.000,-. Custumer tersebut mengatakan nomor dapat dipakai 1 jam ke depan.
Esok paginya saat saya ikut taklim Abi Ihya’ saya mencoba mengaktifkan nomor lama dengan simcard yang telah diganti. Alhamdulillah, nomor tersebut sudah dapat dipakai. Tentu saja semua nomor-nomor yang tersimpan, sms yang masuk dan juga catatan-catatan yang ada di kalender tidak ikut kembali. Itu semuakan ikut tersimpan di hp yang di ambil pencopet.
Terimakasih XL nomor saya sudah kembali, sekali lagi terimakasih XL.[]



