Seri Siroh Nabawiyah: Sang Terpuji
Sekilas tentang Kehidupan Nabi Muhammad saw.

Kelahiran Nabi Muhammad saw.

Nabi Muhammad saw. lahir pada hari Senin di bulan Rabi’ al-Awwal tahun Gajah. Ada yang mengatakan pada tanggal dua, ada yang mengatakan tanggal tiga dan ada pula yang mengatakan tanggal dua belas. Pendapat terakhir adalah yang paling masyhur di kalangan ulama.

Hari Senin adalah hari yang penuh berkah.  Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal, Ibnu Abbas ra. berkata, “Rasulullah saw. lahir pada hari Senin, diangkat sebagai nabi pada hari Senin, berangkat hijrah dari Makkah ke Madinah pada hari Senin, dan mengangkat Hajar Aswad pada hari Senin juga.” Sementara riwayat yang lain mengatakan bahwa beliau lahir dalam keadaan sudah berkhitan dan tali pusarnya sudah putus.

Pada malam kelahirannya terjadi berbagai keajaiban dan keanehan, antara lain: banyak berhala yang jatuh ambruk dari tempatnya berdiri.

Read the rest of this entry »

Sang Terpuji

March 14, 2009

madinahBerapa sempat kita memahami sejarah Nabi kita, al Mustofa saw.? Sudah berapa buku tentang Siroh Nabawiyah yang kita baca? Atau tidak pernah kita membacanya sama sekali dikarenakan tebalnya buku tersebut.

Dibulan kelahiran Nabi saw. ini, saya coba mengetengahkan Siroh Nabawiyah yang ringkas namun padat isinya. Saya ambil dari kitab Tarikh al-Hawadits wa al-Ahwal an-Nabawiyyah, karangan kakek guru saya, Abuya Sayyid Muhammad bin Sayyid Alawi Al Maliki Al Hasani. Buku ini sengaja dibuat sangat ringkas dan singkat sehingga nyaris hanya berisi catatan sejarah kehidupan junjungan Nabi Besar Muhammad saw.,  sejak masa menjelang kelahiran beliau hingga wafatnya.

Saya akan menampilkannya berseri. Mudah-mudahan Alloh swt. meridhai dan memudahkannya. Selamat membaca. []

Seri Siroh Nabawiyah: Sang Terpuji
Sekilas tentang Kehidupan Nabi Muhammad saw.

Nasab Nabi Muhammad saw.

Beliau adalah Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Abdul Muththalib bin Hasyim bin ‘Abdi Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudarikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin ‘Adnan. Nasabnya sampai kepada Ismail bin al-Khalil Ibrahim ‘alai-himas-salam. (bersambung)