Kontrakdiksi

Karena kemarin libur Isro’ Mi’roj, saya dan Iman, anak saya yang nomor dua pulang ke Surabaya. Dan seperti biasanya, ibunya anak-anak menjemput saya di terminal Jayabaya. Dalam perjalanan pulang ke rumah, saya melihat ada kejanggalan ketika motor kami berhenti di traffic light adtyawarman, dekat gedung KPU Surabaya. Saya melihat motor tua Yamaha 70 atau disebut Yamaha robot mengeluarkan asap yang banyak dari knalpotnya. Hampir semua tipe motor yang memakai system 2 tak pasti mengeluarkan asap putih. Tentu saja, asap ini cukup mengganggu kami yang tepat di belakangnya dan juga mengganggu pengendara yang lain yang tidak jauh dari motor tersebut. Ada hal kontrakdiksi dari Yamaha itu. Kami yang berada di belakang motor tersebut menghirup asap dari knalpotnya, sedangkan pengendara motor itu memakai masker penutup muka. Mengapa dia tidak ingin menghirup asap knalpot dari motor orang lain namun motornya mengeluarkan asap begitu banyak untuk pengendara lain?

Aneh. Asap orang lain tidak mau dihirup namun asap dari motor sendiri dibiarkan keluar sedemikian banyak.[]

One thought on “Kontrakdiksi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s