Muharram dan Peristiwa yang Mengiringinya

1. Nabi mUsa dan kaumnya selamat dari kerajaan Fir’aun bertepatan tanggal 10 Muharram (Asyuro’). Untuk memperingati peristiwa itu umat Islam disunnahkan melakukan puasa Asyuro’. Dan agar tidak sama dengan Yahudi, maka disunnahkan pula puasa sehari sebelum atau sesudahnya.

2. Ketika Musyrikin Makkah melihat Dakwah Islam berkembang dengan  pesat, mereka bersekongkol untuk memboikot Bani Hasyim, Bani Abdul Mutholib, dan Bani Abdul Manaf secara ekonomi, politik, dan sosial. Larangan keras menikahi, berbicara, dan berkumpuil bersama Bani itu sebelum mereka mau menyerahkan Muhammad saw. Aturan itu ditulis dalam lembaran dan ditempel di dinding Ka’bah. Kejadian ini merupakan peristiwa besar di bulan Muharram tahun ke 7  kenabian.

3. Rasululah saw. mengirim surat seruan masuk Islam kepada raja-raja dan tokoh-tokoh dunia waktu itu. Dalam satu hari beliau mengirim enam duta kepada raja Najasyi di Habasyah, Kaisar Hiraklius Romawi, Kisra Syarwan, Muqauqis tokoh Qibthi (Mesir), Al Harits bin Abi Syamr al Ghasany raja Balkan, Haudzah bin Ali Al Hanafi di Yamamah. Strategi dakwah ini dilakukan oleh beliau usai perjanjian Hudaibiyah.

4. Peperangan Dzaturriqo’ tahun 4 H, bermula dari pengkhianatan kabilah-kabilah negeri Nejed kepada Islam, di antaranya mereka berani membunuh 70 da’i utusan Nabi.

5. Rasulullah saw. bersama sahabat berangkat menuju peperangan Khaibar tahun 7 H. Dalam peperangan itu diperoleh harta rampasan yang banyak, sebagai janji Allah sebagaimana diabadikan dalam surat Al Fath ayat 20.

6. Dimulainya perang Qadisiyah antara 7.000 pasukan Islam di bawah pimpinan Saad bin Abi Waqqash melawan 60.000 pasukan Musyrikin dengan 70 gajah di bawah pimpinan Rustum, Jalinus, dan lain-lain. Peperangan yang dahsyat ini berlangsung selama 3 hari tahun 14 H/635 M di tanah Iraq, berakhir dimenangkan pasukan Islam.

7. Dimulainya penanggalan Hijriyah oleh Kholifah Umar bin Khottob atas isyarat dari sahabat Utsman bin Affan. Bermula dari pengaduan Abu Musa Al Asy’ary kepada kholifah Umar bin Khottob bahwa Kholifah jika mengirim surat tanpa disertai tanggal, sehingga sulit dibedakan mana surat yang baru dan mana surat yang lama. Maka, kholifah Umar mengumpulkan sahabat dan ulama yang ada. Beliau berkata:

“Peristiwa hijrah memisahkan antara yang haq dan yang bathil, maka buatlah ia sebagai awal penanggalan)”.

Pendapat beliau mendapat dukungan hadirin pada pertemuan itu. Maka jadilah peristiwa hijrah Nabi saw. sebagai awal penanggalan Islam yang kemudian dikenal dengan penanggalan Hijriyah.

8. Wafatnya Istri Rasulullah saw., Mariyah Al Qibthiyah; ibu Ibrahim pada masa kekhilafahan Umar bin Khottob tahun 16 H.

9. Ustman bin Affan diangkat oleh Ahli Syuro sebagai khalifah pada tahun 24 H setelah wafatnya Khalifah Umar bin Khottob.

10. Terbunuhnya Hasan bin Ali tanggal 10 Muharram 61 H di Karbela, Iraq.

2 thoughts on “Muharram dan Peristiwa yang Mengiringinya

  1. sheikh, saidina husein bin ali syahid di karbala Iraq atau saidina hassan bin ali? bukankah saidina hassan mati akibat dimasukkan racun dalam makanan?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s