Titik Terdekat Kita dengan Alloh swt.

Ada banyak sarana dan jalan yang bisa kita tempuh untuk dekat kepada Alloh swt Ada banyak cara dan perilaku yang bisa kita lakukan untuk bisa dekat dengan Alloh swt Rasulullah saw telah menjelaskan dan menghamparkan jalan itu untuk kita. Salah satunya adalah sujud. Alloh swt memerintahkan kepada makhluk yang paling dicintainya, Rasulullah saw dalam firman-Nya, “Wasjud waqtarib.” Dan sujudlah, dan dekatlah pada Alloh.” QS. Al Alaq: 19

Maka, sujudlah dan mintalah kepada Alloh, apa saja kebaikan yang kita inginkan. Karena, ketika sujud, kita berada di titik terakhir yang paling dekat dengan Alloh swt. Sebagaimana sabda Rasulullah saw, “Posisi seorang hamba yang paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika ia dalam posisi sujud.” HR. Muslim

Sujud, adalah simbol ketundukan, ketaatan dan kepasrahan kita kepada Alloh swt. Sujud, adalah tanda hancur leburnya semua benih kesombongan yang ada dalam kita di hadapan kuasa Alloh swt. Sujud, adalah tanda bahwa kita benar-benar merasakan kelemahan dan mengakui kekerdilan di hadapan kekuatan dan kebesaran  Alloh swt. Karena dalam sujud kita meletakkan kepala, di atas tanah yang selalu kita injak, meletakkan kepala lebih rendah dari pantat kita. Karena saat sujud, kita menempelkan hidung di atas bumi yang selama ini ada di bawah. Sebab itulah, hamba-hamba Alloh yang kafir, hamba-hamba Alloh yang takabbur dan sombong, menolak sujud.

Lihatlah saudaraku, bagaimana penyesalan syetan ketika melihat ada salah seorang manusia sujud kepada Alloh swt “Apabila anak Adam membaca ayat sajdah kemudian ia bersujud, maka syetan akan lari menjauh sambil menangis dan berkata, “Celakalah aku, anak Adam diperintahkan untuk sujud lalu ia sujud, maka ia memperoleh surga. Sedangkan aku diperintahkan untuk sujud lalu aku menolaknya, maka aku memperoleh neraka.” HR. Muslim

Hancurkanlah sekecil apapun kesombongan kita di hadapan-Nya. Hempaskanlah semua kebanggaan apapun yang melekat dalam dinding-dinding hati kita. Karena sesungguhnya kita tak mempunyai nilai apapun di hadapan Alloh swt. Rasakanlah keadaan hampa dan pasrah sepenuhnya dalam detik demi detik sujud yang kita lakukan. Benamkanlah seluruh pikiran pada suasana khusyu’, tunduk, patuh, taat, kepada Alloh swt., dalam jenak-jenak waktu dalam sujud kita.

Sujud menjadi keistimewaan hamba-hamba Alloh yang taat dan telah dipilih Alloh swt. Perhatikanlah firman Alloh swt dalam surat Al Fath: 28, “…Di wajah mereka tampak atsar sujud (bekas-bekas sujud)…” Sujud bahkan bisa menaikkan derajat seorang hamba di hadapan Alloh dan sekaligus menghapus kesalahan-kesalahannya. Perhatikanlah bagaimana Maha Pemurahnya Alloh swt seperti disebutkan dalam hadits Rasulullah saw., “Tidaklah seorang Muslim sujud kepada Alloh satu kali sujud, kecuali Alloh akan angkat derajatnya dan akan Alloh hapuskanlah kesalahannya.” HR. Ibnu Majah

Tahukah kita, bahwa bekas-bekas sujud akan menjadi tanda pengenal kita oleh Rasulullah saw di hari kiamat? Dalam hadits riwayat Ahmad, Rasulullah saw pernah mengatakan di hadapan para sahabatnya, “Tak seorangpun dari umatku kecuali aku mengenalinya di hari kiamat.” Sahabat bertanya, “Bagaimana engkau mengenali mereka di antara banyak makhluk yang lain?” Rasulullah menjawab, “Tidakkah engkau melihat, seandainya ada sekelompok unta dimasuki kuda yang sangat hitam, dan di dalamnya juga ada kuda-kuda yang putih bersih? Bukankah kalian akan bisa mengenali kuda-kuda itu? Sesungguhnya muka umatku pada hari itu putih berseri-seri karena mereka sujud (di dunia) dan anggota tubuh merekapun bercahaya karena (cahaya) wudhu.”

Orang yang sujud kelak akan menjadi orang yang mendapatkan syafaat dan bisa menemani Rasulullah saw di surga. Itulah yang disabdakan Rasulullah saw., saat salah seorang sahabat memintanya untuk mendapatkan syafaat dan menjadi pendamping Rasulullah di surga. “Ya Rasulullah berdoalah kepada Alloh agar aku mendapat syafaatmu dan bisa menemanimu di surga,” pinta sahabat tersebut. Rasulullah saw bersabda, “Kalau begitu, bantulah aku untuk dirimu dengan memperbanyak sujud.” HR. Muslim

Kekhusyuan dalam sujud adalah hasil dari ma’rifat seseorang terhadap keagungan dan kebesaran Alloh swt. Orang yang lebih berma’rifat kepada Alloh, dia akan lebih khusyu dalam sujud, dan bisa menjadi sangat menikmati sujudnya. Karena itulah para sahabat, tabiin dan salafushalih mencintai sujud dan gemar bersujud. ‘Uqbah bin Muslim pernah mengatakan, “Tak ada sesuatu pada manusia yang lebih disukai Alloh selain memperlama perjumpaan dengan-Nya. Dan tak ada saat dalam kehidupan manusia yang teramat dekat dengan-Nya, kecuali ketika ia tersungkur bersujud kepada-Nya.”

Bahkan, Ali bin Abdulllah bin Abbas, salah satu tokoh generasi Tabi’in, mendapat julukan sajjad karena ia orang yang sangat gemar melakukan sujud. Diriwayatkan, Ali bin Abdullah bin Abbas dalam satu hari bisa melakukan sujud lebih dari 100 kali. Said bin Jubair juga mengatakan, “Aku tidak menyukai sesuatu di dunia yang lebih aku sukai lebih dari pada sujud. Di dalam sujud bisa membuat marah syetan, menangkal tipu daya syetan.

Sujud tilawah, sujud syukur, atau sujud dalam shalat. Semuanya adalah kesempatan kita untuk berada sangat dekat dengan Alloh swt. Karenanya segeralah bersujud, jika kita menginginkan ketenangan dan ketentraman. Jika kita merasa telah banyak melakukan dosa, ketahuilah bahwa sujud kita di dunia yang akan melindungi kita di akhirat. “Semua manusia akan dilahap api neraka kecuali bekas-bekas sujud.” HR. Bukhari

Maka, ketika kerinduan kita menguat kepada Alloh swt. Datanglah menghadap Alloh, dan sujudlah…

Di saat kita terseret oleh arus dunia. Tenggelam dan terbawa oleh gelombang kesibukkan dan gemerlapnya dunia. Datanglah mendekat Alloh, dan sujudlah…

Ketika kita terbentur oleh banyak ujian hingga jiwa kita terombang-ambing oleh tekanan hidup, dan kita ingin melepaslan diri dan keluar dari kesulitan itu. Berpeganglah kepada Alloh, dan sujudlah…[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s