Berbahagialah! Anda adalah Anugerah

Kelahiran yang tidak diharapkan. Kehadiran yang tidak dinantikan. Kelahiran yang disambut dengan kemarahan oleh tradisi Jahiliah. Dan kelahiran yang berusaha digagalkan budaya bangsa China. Semua ini adalah nasib yang menimpa makhluk Allah bernama wanita. Inilah nasib malang yang mendera anda, para penerus Ibunda Hawa. Meski begitu anda harus berbangga karena tercipta sebagai seorang wanita. Semenjak pertama datang dan seterusnya, Islam selalu berusaha sekuat tenaga mengangkat derajat anda. Islam telah melakukan kampanye agar anda sebagai wanita dihargai, dimuliakan, diakui dan dilestarikan eksistensinya. Islam mengancam mereka yang membunuh dan mengubur hidup-hidup anak perempuan. Islam mencela mereka yang marah, kurang antusias menyambut kelahiran anda.

Silahkan anda bergembira karena datang ke dunia sebagai anugerah bagi kedua orang tua. Anda memiliki kesempatan menjadi benteng neraka bagi kedua orang tua. Tidakkah ini sebagai sebuah kegembiraan?. Ketika berhasil menyelamatkan kedua orang tua dari mara bahaya, tentu hati merasa senang. Dan bukankah lebih senang lagi jika anda berhasil menyelamatkan kedua orang tua dari panasnya api neraka. Bagaimana agar bisa menyelamatkan kedua orang yang telah merawat, mendidik dan bahkan membiayai hidup kita sampai sekarang dari siksaan neraka, dari jilatan api membara? Marilah kita baca pesan baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: “Barang siapa yang diuji dengan anak-anak perempuan ini, lalu ia berbuat baik kepada mereka, maka mereka menjadi penghalang baginya dari neraka” HR Bukhari.

Mungkin selama ini kedua orang tua belum memberikan pendidikan yang baik. Karena itu marilah dari sekarang  kita menjadi orang yang baik, wanita yang menutup auratnya sesuai Islam dan menjadi wanita yang ahli beribadah, rajin shalat lima waktu dan kewajiban-kewajiban yang lain.

Berbahagialah karena anda adalah anugerah. Selain bisa menjadi benteng bagi kedua orang tua dari api neraka, anda juga masih memiliki kesempatan membalas jasa orang tua dengan menempatka mereka pada derajat tinggi di surga. Ini bisa dilakukan dengan memperbanyak dan terus menerus selama hidup memohon ampunan bagi kedua orang tua. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ الدَّرَجَةَ لِلْعَبْدِ الصَّالِحِ  فِى الْجَنَّةِ فَيَقُوْلُ : يَا رَبِّى أَنَّى لِي هَذِهِ ؟ فَيَقُوْلُ : بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ

“Sesungguhnya Alloh pasti Mangangkat derajat seorang hamba sholeh di surga hingga ia bertanya, “ Ya Tuhan, kenapa saya mendapatkan ini semua?” Allah Berfirman, “ Ini adalah sebab Istighfar anakmu untukmu” HR Ahmad.

Mengangkat derajat orang tua bukan hanya terjadi di akhirat saja, tetapi juga bisa terjadi sewaktu di dunia. Yaitu ketika anda, sebagai anak gadis orang tua, menikah dengan lelaki yang mulia. Sungguh orang tua anda akan merasa bangga karena mendapatkan sinar kemuliaan suami anda. Ingatlah Abu Bakar dan Umar ra yang mendapatkan kemuliaan sebagai mertua Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Berbanggalah, karena jika anda mengambil kesempatan ini maka anda layak dicintai dari sisi sebagai seorang wanita. Dalam syair hikmah dikatakan:

أُحِبُّ الْبَنَاتِ فَإِنَّ حُبَّ الْبَنَاتِ       فَرْضٌ عَلَى كُلِّ نَفْسٍ كَرِيْمَةٍ

فَإِنَّ شُعَيْبًا مِنْ أَجْلِ الْبَنَـاتِ        أَخْدَمَهُ الله مُوْسَي كَلِيْمَهُ

Aku mencintai anak-anak perempuan. Sungguh mencintai anak perempuan adalah kewajiban bagi setiap jiwa yang mulia

Sungguh karena anak perempuan Nabi Syuaib mendapatkan pelayan dari Allah seorang KalimNya, yaitu Musa alaihissalaam.[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s