Sayyidul Ayam, Jum’at Mubarok

Setiap kita menjumpai hari Jum’at, apa yang akan kita lakukan? Informasi berikut paling tidak dapat memberikan inspirasi apa yang akan kita lakukan kalau kita berada pada hari Jum’at. Berikut informasinya:

Dari kitab Dzakhoir Muhammadiyah karanngan Abuya Sayyid Muhammad bin Alawy Al-Maliki Al-Hasani, dikatakan:

Syeikh Ghazali dalam Ihya’ menceritakan dari sebagian kalangan arif dari al-Arif al-Mursi radliyallah anhu bahwasanya barangsia merutinkan shalawat ini, yaitu: Ya Allah, karuniakanlah shalawat kepada penghulu kami Muhammad hamba, nabi, dan rasul Engkau, an-nabi al-ummi, dan kepada keluarganya dan para sahabatnya, dan karuniakan pula salam kesejahteraan,” sehari semalam 500 kali, maka dia tidak akan meninggal sehingga ia bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan terjaga.”

Diceritakan dari Imam Yafii dalam kitabnya, ‘Bustanul Fuqara’ bahwasanya Nabi saw. bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku pada hari Jum’at 1000 kali dengan shalawat ini, yaitu:

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ

“Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad an-nabi al-ummi,”

maka dia akan melihat Tuhannya pada malamnya, atau melihat Nabinya, atau melihat tempatnya di surga. Jika tidak (belum) melihat, maka hendaklah dia melakukan hal itu dalam dua Jum’at, atau tiga atau lima (Jum’at). Dalam riwayat lain ada tambahan: “wa ala alihi wa shahbihi wasallim.”

Dan di dalam kitab al-Ghunyah karya al-Quthb al-Rabbani Sayyidi Abdul Qadir al-Jilani ada sebuah hadits dari A’raj dari Abu Hurairah radliyallah anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa shalat dua rakaat pada malam Jum’at, setiap rakaat membaca surat al-Fatihah dan Ayat Kursi sekali, serta 15 kali surat al-Ikhlas, dan di akhir shalat membaca   shalawat seribu kali, “Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad an-nabi al-ummi,” maka dia akan melihatku dalam tidur, dan tidak sempurna Jum’at berikutnya kecuali ia telah melihatku, dan barangsiapa melihatku, maka baginya surga, dan diampuni baginya dosa masa lalu dan masa akan datang.”

Demikian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s